Skip to main content

Posts

Showing posts from 2011

Teknologi Pendidikan

Teknologi Pendidikan Apa dan Bagaimana Sering kita mendengar tentang teknologi pendidikan , namun deskripsi serta hubungannya dengan pendidikan seperti apa? Teknologi Versus Pendidikan Teknologi pendidikan bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan seiring dengan laju dan berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi. Terkadang berbicara mengenai teknologi yang terbersit dalam pikiran adalah seperangkat komputer, laptop, mobil mewah dll. Seperti suatu hal yang terpisah, pendidikan dalam lingkup sendiri dengan segala kosakata yang ada didalamnya; sekolah, buku, pelajaran, mata kuliah, guru, murid, Disisi lain adalah teknologi dengan seabrek sinonim; mulai dari mesin fax, scanner, komputer, remote controll, televisi, dll.

Autentik dalam CTL

Penilaian Autentik dalam CTL Penilaian Autentik dalam Contextual Teaching and Learning Penilaian Autentik mempunyai beberapa jenis, dan pada umumnya para pendidik mengenali empat jenis penilaian autentik : potofolio, pengukuran kinerja, proyek, dan jawaban tertulis secara lengkap. Secara garis besar, dari keempat jenis penilaian autentik tersebut mempunyai karakteristik lima karakteristik dasar. 5 Karakteristik Dasar Penilaian Autentik

Pendidikan Nasional

Sistem Pendidikan Nasional Sistem Pendidikan Nasional , kita sering mendengar dan membicarakannya, atau bahkan mengkritiknya. Tapi apa sebenarnya dan bagaimana keadaannya belum tentu setiap orang memahami dengan benar. Secara definitif, fungsi dan tujuan pendidikan nasional Republik Indonesia adalah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Jalur Pendidikan Nasional

PERKAWINAN CAMPURAN

PERKAWINAN CAMPURAN DALAM HUKUM POSITIF DI INDONESIA A. Pengertian Perkawinan Perkawinan merupakan suatu peristiwa penting dalam kehidupan manusia, karena perkawinan tidak saja menyangkut pribadi kedua calon suami istri, tetapi juga menyangkut urusan keluarga dan masyarakat. Pada umumnya perkawinan dianggap sebagai sesuatu yang suci dan karenanya setiap agama selalu menghubungkan kaedah-kaedah perkawinan dengan kedah-kaedah agama.

KEUTAMAAN SHALAT BERJAMA’AH DI MASJID

KEUTAMAAN SHALAT BERJAMA’AH DI MASJID   Shalat adalah rukun Islam kedua dan merupakan rukun Islam yang amat penting setelah syahadatain. Shalat merupakan ibadah yang harus ditunaikan dalam waktunya yang terbatas (shalat memiliki waktu-waktu tertentu) dan Allah memerintahkan kita untuk selalu menjaganya. Allah Ta’ala berfirman:

Psikologi Kejiwaan Anak

Psikologi Kejiwaan Anak pada Masa Transisi Kajian pencarian jati diri bisa berdampak negatif dan juga positif, bagi diri sendiri, keluarga, teman, lingkungan dan juga perubahan sikap, sudut pandang dan gaya hidup. Seseorang tidak perlu menjadi seseorang yang lain untuk mengubah jati diri dari keadaan semula menjadi keadaan kemudian, dalam hal ini seorang anak pada masa transisi, yaitu masa peralihan dari masa remaja menjadi masa dewasa, tidak harus

faktor perkembangan bahasa anak

faktor perkembangan bahasa anak Dalam kehidupan perkembangan anak,banyak faktor yang dapat mempengaruhi jalannya perkembangan anak,mulai dari perkembangan tubuh anak hingga faktor perkembangan bahasa anak yang biasanya mengalami permasalahan atau kendala sehingga menjadikan anak mengalami keterlambatan komunikasi pada umumnya. Factor perkembangan bahasa anak dapat di sebabkan oleh banyak factor antaran lain yaitu :

Hukuman Perlu di Berikan pada Anak

Belajar Psikologi » Jurnal Psikologi » Mengapa Hukuman Perlu di Berikan pada Anak? Mengapa Hukuman Perlu di Berikan pada Anak? Setiap orang tua bisa dikata tidak pernah ada yang tidak menghukum anaknya. Dalam batas-batas tertentu, hukuman kepada anak bisa menjadi wajib, dan dalam batas-batas tertentu hukuman tidak diperbolehkan. Tujuan memberikan hukuman agar anak bisa menjadi lebih baik, lebih maju, lebih santun dan lebih berguna bagi teman dan lingkungan di mana anak berada. Bukan hukuman yang akan menjadikan anak semakin terpuruk, sedih, atau malah depresi. Mengapa Hukuman perlu diberikan pada anak ? Ada beberapa alasan mengapa hukuman itu harus diberikan pada anak yang bersalah, diantaranya yaitu: 1. Agar anak tidak mengulangi kejadian yang sama